Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

Cerita kecil tentang Pengendalian Diri



MATRA | Sejak kecil sudah terbiasa melihat hal yang menurutku aneh karena belum paham apa arti yang kulihat pada waktu itu karena urusan para orang tua.

Meskipun nampak sederhana bila dilihat namun ternyata sesuatu yang luar biasa berat ketika kita yang mengalami sendiri.

Contoh kecil, ketika kita sudah sekolah dasar , sudah harus sosialisasi dengan banyak teman berbagai karakter maka kita pun belajar untuk bisa saling memahami cara dan sopan santun berteman.

Ketika terjadi perselisihan yang membuat kita marah atau jengkel tentu kita langsung mengekspresikan mimik dan sikap, tetapi setelah reda dan menyadari kekeliruan masing masing tentu kita berusaha berbaikan kembali dengan senyum malu malu. Bahkan terkadang nunggu ada yang mensuport dari teman lain dengan ledekan ayo baikan ayo baikan sambil teman teman sekeliling kita bertepuk tangan, apa yang kita lakukan? Yang pasti ada Tersenyum tanda persahabatan kembali. Nah itu ketika kita masih kecil lho..bagaimana bila itu terjadi ketika kita dewasa? Tentu lain pula kejadiannya.

Karena proses pendewasaan kita sudah berbeda cara menyelesaikan persoalan, semarah atau se kecewa apapun kita tentu kita akan berusaha tidak menampakkannya pada orang lain.

Namun demikian Senyum itu sendiri ada perbedaan dan arti yang berbeda pula, yang berarti Senyum adalah tempat terbaik untuk menyembunyikan perasaan kita yang sesungguhnya.

Dengan Tersenyum kita bisa menyenangkan orang lain tetapi dengan Tersenyum pula mampu menyakiti orang lain. Tergantung dalam situasi seperti apa dan bagaimana kita mengekspresikan Senyum itu pada sasaran kita.

Yang pasti Tersenyum ramah dan tulus merupakan suatu kekuatan tersembunyi betapa luas dan lapangnya hati kita dalam menghadapi situasi apapun dimanapun dan bagaimanapun keadaan batin kita, itulah yang disebut pengendalian diri yang sangat baik dan tertata oleh diri kita sendiri. 

Dan itu berpengaruh pada perilaku kesantunan diri dan lingkungan terdekat apalagi Bangsa kita terkenal ramah di seluruh Dunia. Yang pasti Senyum itu menyenangkan orang lain dan membuat kita sehat, inner beauty muncul dari senyum yang tulus dari hati.

Sstt satu pesan nenek : Jangan senyum senyum sendiri apalagi dijalanan hehehe nanti dikiranya ..looh.hh mohon maaf bercanda Nuwun Salam Budaya Nusantara.


Penulis: Endah Koeswantoro.